Masuk Islam Karena Hadiah Kambing dari Nabi ?

Masuk Islam Karena Hadiah Kambing dari Nabi ?

Masuk Islam karena hadiah Kambing dari Nabi – Terdapat kisah menarik, Orang kafir yg masuk Islam sebab menerima hadiah kambing dari nabi. tidak hanya itu, beliau bahkan langsung mengajak kaumnya buat masuk Islam.

Ini bukan cerita khayal. Ini nyata adanya. semua terjadi, sesudah keislamannya tanpa menunggu lama. Daya tariknya bukan di kambingnya. akan tetapi di orang yang memberinya, yaitu Rasulullah ﷺ. beliau memberi orang kafir tersebut dalam jumlah yg sangat banyak. Kedermawanan yg langka tanpa khawatir terhadap kemiskinan sudah merubah keyakinannya seketika.

Kemuliaan akhlak seseorang menjadi daya tarik yg kuat bagi orang lain buat mengikuti cara hayati Islam yang dijalaninya. Bahkan orang kafir pun bisa tertarik kepada Islam sebab mulianya akhlak seorang. Nabi ﷺ merupakan manusia terbaik akhlaknya di bawah kolong langit ini sejak Nabi Adam ‘alaihis salam hingga hari kiamat kelak. beliau dikenal sangat dermawan, jujur serta pemberani.

Kedermawanan beliau ﷺ begitu menakjubkan sehingga orang yg sangat membencinya, seperti Shafwan bin Umayyah bin Khalaf, berubah menjadi sangat mencintainya.

Masuk Islam Karena Hadiah Kambing

Hadits yg menerangkan Orang Kafir Masuk Islam karena hadiah Kambing

Berikut beberapa hadits yg mengambarkan kisah orang kafir masuk Islam karena hadiah kambing.

1. Hadits riwayat Muslim dari Anas radhiyallahu ‘anhu
عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَنَمًا بَيْنَ جَبَلَيْنِ فَأَعْطَاهُ إِيَّاهُ فَأَتَى قَوْمَهُ فَقَالَ أَيْ قَوْمِ أَسْلِمُوا فَوَاللَّهِ إِنَّ مُحَمَّدًا لَيُعْطِي عَطَاءً مَا يَخَافُ الْفَقْرَ فَقَالَ أَنَسٌ إِنْ كَانَ الرَّجُلُ لَيُسْلِمُ مَا يُرِيدُ إِلَّا الدُّنْيَا فَمَا يُسْلِمُ حَتَّى يَكُونَ الْإِسْلَامُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا عَلَيْهَا

dari Anas radhiallahu ‘anhu, ia mengatakan, “ada seorang Laki-Laki meminta kepada Nabi ﷺ kambing yg berada di antara dua gunung. Rasulullah ﷺ pun memberikan kambingnya pada orang itu.

kemudian orang itu datang kepada kaumnya seraya mengatakan, “Hai, kaumku! Masuklah kalian seluruh ke dalam Islam! Demi Allah, sesungguhnya Muhammad benar-benar memberi pemberian (dalam jumlah besar ) tanpa takut miskin.”

Maka Anas mengatakan, ”Lelaki tersebut meski masuk Islam tujuannya hanya menginginkan harta dunia, maka tidaklah dia memeluk Islam sehingga Islam itu lebih dicintainya dari pada dunia serta apa yg terdapat di atasnya.” [Hadits riwayat Muslim, di dalam Shahih Muslim no. 2312]

عَنْ مُوسَى بْنِ أَنَسٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ مَا سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الْإِسْلَامِ شَيْئًا إِلَّا أَعْطَاهُ قَالَ فَجَاءَهُ رَجُلٌ فَأَعْطَاهُ غَنَمًا بَيْنَ جَبَلَيْنِ فَرَجَعَ إِلَى قَوْمِهِ فَقَالَ يَا قَوْمِ أَسْلِمُوا فَإِنَّ مُحَمَّدًا يُعْطِي عَطَاءً لَا يَخْشَى الْفَاقَةَ

dari Musa bin Anas dari ayahnya (yaitu Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu), dia mengatakan, ”tidak pernah Rasulullah ﷺ dimintai sesuatu karena Islam, melainkan selalu dipenuhinya. pada suatu hari tiba kepada beliau seorang laki laki , kemudian diberinya kambing di antara dua gunung.

lalu orang itu pulang ke kaumnya dan berseru pada mereka, “Hai, kaumku! Masuk Islamlah kalian semuanya! Sesungguhnya Muhammad telah memberi suatu pemberian (yang banyak) tanpa merasa takut miskin.” [Hadits riwayat Muslim, di dalam Shahih Muslim no. 2312]

2. Hadits riwayat Ibnu Hibban dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu
– أنَّ رجُلًا أتى النَّبيَّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم فأعطاه غنَمًا بيْنَ جبَلَيْنِ فأتى الرَّجُلُ قومَه فقال : أيْ قومِ أسلِموا فواللهِ إنَّ مُحمَّدًا صلَّى اللهُ عليه وسلَّم يُعطي عَطاءَ رجُلٍ ما يخافُ الفاقةَ وإنْ كان الرَّجُلُ لَيأتي رسولَ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم ما يُريدُ إلَّا دنيا يُصيبُها فما يُمسي حتَّى يكونَ دِينُه أحَبَّ إليه مِن الدُّنيا وما فيها

dari Anas Radhiyallahu ‘anhu bahwa seorang lelaki mendatangi Nabi ﷺ. Lantas dia ﷺ memberinya kambing yg berada di antara 2 gunung.

lalu dia mendatangi kaumnya lalu berkata, ” Wahai kaumku masuklah kalian ke pada Islam. Demi Allah! sesungguhnya Muhammad benar-benar memberikan suatu pemberian kepada seorang tanpa rasa takut terhadap kemiskinan.

Anas berkata, ”Meskipun lelaki itu benar-benar mendatangi Nabi ﷺ serta tidak ada yg dia kehendaki kecuali buat mendapatkan dunia, namun belum sampai sore hari agamanya menjadi sesuatu yang lebih beliau cintai daripada dunia dan isinya.”[Shahih Ibnu Hibban no. 6373]

penjelasan Makna Hadits

1. Syarah hadits riwayat Muslim di dalam Al Mausu’ah Al Haditsiyyah

di dalam hadits ini disebutkan seseorang lelaki meminta Nabi ﷺ kambing di antara 2 gunung, maksudnya: kambing yang memenuhi antara dua gunung tadi, kambing yg banyak.

Maka Rasulullah ﷺ memberinya dengan memenuhi permintaannya. Maka dia mendatangi kaumnya, maksudnya: dia takjub dengan kedermawanan Nabi ﷺ .

sehingga dia meminta mereka agar masuk Islam. Sesungguhnya Islam menunjukkan kepada akhlak yang mulia.

lalu dia bersumpah dengan nama Allah bahwa Muhammad memberikan dalam jumlah besar , maksudnya pemberian yg sangat banyak. beliau tidak khawatir terhadap kemiskinan.

Selanjutnya Anas radhiyallahu ‘anhu menjelaskan dengan mengatakan: “Lelaki tersebut meski masuk Islam tujuannya hanya menginginkan harta dunia, sehabis itu tidaklah dia memeluk Islam sehingga Islam itu lebih dicintainya dari di dunia serta apa yang terdapat di atasnya.”

Maksudnya adalah tidak lama setelah dia masuk Islam, kemudian Islam itu menjadi sesuatu yang paling dia cintai.

yang dimaksud adalah laki-laki itu menampakkan Islam pada mulanya adalah buat kepentingan dunia bukan untuk tujuan yg benar di hatinya.

tidak lama kemudian dadanya lapang menerima hakikat iman dan menjadi kokoh di dalam hatinya sehingga waktu itulah Islam lebih dia cintai daripada dunia.[i]

2. Syaikh Abdurrahman bin Fahd Al Wad’an Ad Dausari

ada beberapa faedah terkait hadits di atas (yg dalam riwayat Muslim):

a. Faedah pertama

Hadis ini menjelaskan satu kaidah agung dalam akhlak Islam yang paling bermanfaat dalam bermuamalah dengan manusia dan berdakwah pada Allah Ta’ala, yaitu kaidah: Berbuat baik kepada orang lain.

Berbuat baik pada orang lain itu banyak bentuknya. di antaranya adalah:

  1. Berbuat baik pada mereka dengan harta.
  2. Berbuat baik kepada mereka dengan kerja keras dan mencurahkan waktu buat menyelesaikan masalah mereka serta mengkaji masalah mereka.
  3. Mengorbankan pengaruh buat membela mereka.

Rasulullah ﷺ berbuat kebaikan kepada manusia dalam berbagai bentuk, bersabar atas mereka, sangat ingin agar manusia mendapatkan hidayah dengan segala cara yang disyariatkan.

Anas Radhiyallahu ‘anhu mengatakan:

مَا سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الْإِسْلَامِ شَيْئًا إِلَّا أَعْطَاهُ

“tidak pernah Rasulullah ﷺ dimintai sesuatu karena Islam, melainkan selalu dipenuhinya.” [Hadits riwayat Muslim no. 2312]

dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma beliau berkata:

ما سئل رسول الله صلى الله عليه وسلم شيئًا قط فقال: لا

“Rasulullah ﷺ tidak pernah diminta sesuatu pun lalu menjawab tidak.”

[Hadits disepakati oleh Al Bukhari dan Muslim. Al Bukhari dalam kitab Al Adab Bâb Husnul Khuluq was Sakhâ’ wa Mâ Yukrahu minal Bukhl, 5/2244 (5687) dan Muslim dalam Kitab Al Fadhâil Bâb Mâ Suila Rasûlullâhi ﷺ Syaian Qaththu Faqâla: Lâ wa Katsratu ‘athâihi, 4/1805 (2311) dan ini lafazh Muslim ]

b. Faedah ke 2
Berbuat ihsan dan melakukan hal yg makruf termasuk akhlak mulia yg paling tinggi.

Abdullah bin Mubarak rahimahullah Ta’ala berkata saat menerangkan akhlak yang baik:

بَسْط الوَجْه ، وبَذْل المعروف ، وكَفّ الأذى

“wajah yang menyenangkan, melakukan hal yang makruf dan menahan diri dari menyakiti orang lain.”

[Hadits riwayat At Tirmidzi 4/363 (2005) dan Imam An Nawawi dan selainnya dari Al Hasan Al Bashri yang semacam itu: (Syarhun nawawi ‘ala Shahih Muslim 15/78, wal Adab Asy Syar’iyyah 2/197)]

Rasulullah ﷺ adalah orang yg paling baik akhlaknya. Allah telah memuji akhlak Rasul-Nya ﷺ dengan firman-Nya:

وَإِنَّكَ لَعَلَى خُلُقٍ عَظِيمٍ

“dan Sesungguhnya kamu benar-benar berada di atas akhlak yg agung.” [ Al Qalam: 4]

Allah Ta’ala juga berfirman ketika memerintahkan beliau ﷺ untuk melakukan akhlak yg paling utama:

خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ

“Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yg ma’ruf, dan berpalinglah dari orang-orang yg bodoh.” [Al A’râf: 199]

Makna perintah tersebut merupakan hendaklah engkau menyambung orang yg memutus hubungan denganmu, serta memberi orang yang tidak memberimu dan memaafkan orang yang menzhalimimu.

Jakfar Ash Shadiq rahimahullah berkata, ”di dalam Al Quran tidak ada ayat yg lebih mengumpulkan akhlak-akhlak mulia dibanding ayat ini.”

C. Faedah ketiga
Bolehnya melunakkan hati manusia agar menerima Islam serta kebaikan dengan sarana-sarana yg sesuai syariat dan mubah.

Ini adalah sesuatu yg paling baik yg seyogyanya dipegang teguh oleh kaum muslimin secara umum dan para ahli ilmu serta para dai secara khusus.

dengan cara seperti ini memungkinkan buat menarik manusia kepada kebaikan dan hal yang makruf. Bukan dengan kekasaran, sikap antipati, wajah cemberut dan caci maki.

dengan tertariknya mereka maka akan menarik orang-orang pada belakang mereka. Ini karena setiap orang itu memungkinkan buat menjadi duta bagi orang-orang pada belakangnya seperti istrinya, anak-anaknya, para sahabatnya.

bisa jadi seseorang menjadi baik karena kata-kata yg baik, atau hadiah atau bantuan material atau moril lalu menjadi hidayah umat di belakangnya, mereka terpengaruh dengan hal itu.

oleh sebab itu, hendaklah para dai yg berdakwah kepada Allah Ta’ala mencurahkan apa yang mungkin buat menarik manusia kepada kebaikan yg mereka diberi nikmat dengan kebaikan tersebut. Teladan mereka dalam hal itu adalah Rasulullah ﷺ.[ii]

Demikian tersebut penjelasan ringkas tentang orang kafir yang masuk Islam karena hadiah kambing dalam jumlah yang sangat besar.

Islam ialah ajaran yg dalam dirinya sendiri itu mempunyai daya tarik yang sangat kuat bagia siapa saja yg memikirkannya dengan jernih serta sahih.

Bila Islam itu ditawarkan kepada manusia oleh orang-orang yang memiliki kepribadian spesial di mata manusia maka akan melipatgandakan daya tarik Islam di mata umat manusia. Wallahu ‘alam.

Semoga bermanfaat.

telah membeli
45 menit lalu