11 Rekomendasi Buku Tentang Pernikahan dalam Islam Terbaik

11 Rekomendasi buku Terbaik tentang Pernikahan dalam Islam

Menjelang hari pernikahan, tentu banyak hal yg perlu dipersiapkan. dalam Islam, pernikahan adalah ibadah yg dapat menyempurnakan separuh agama. buat itu, berusahalah menjadi pasangan yg saling melengkapi demi meraih pahala pada rumah tangga. oleh sebab itu, usahakan Anda mengkaji ilmu pernikahan melalui buku bekal pernikahan islami.

kini , kami akan mengulas cara memilih dan merekomendasikan buku tentang pernikahan dalam Islam yg bagus. Rekomendasi buku pernikahan islami best seller dari aneka macam merk penerbit ada dalam artikel ini. kitab pernikahan dari Pro-U Media, Qisthi Press, serta mitra Pustaka akan Anda jumpai.

Raih Kebahagiaan dalam keluarga

Pernikahan akan dilewati oleh dua orang dari keluarga berbeda dengan karakter yg tidak sama pula. Kehidupan sesudah pernikahan pun tidak selalu mulus, pasangan suami istri sempurna akan dihadapkan dengan berbagai konflik. Nah, membaca buku dengan tema rumah tangga akan menuntun Anda untuk menyikapi persoalan dalam pernikahan.

buku bertema rumah tangga memuat contoh-contoh konflik pasangan suami istri beserta solusinya. Jadi, ketika Anda sedang dihadapkan dengan masalah rumah tangga, Anda bisa mengatasinya dengan bijak. Hal tadi tentu akan berdampak baik pada keharmonisan rumah tangga Anda serta pasangan. Bersiaplah buat meraih kehidupan rumah tangga yg penuh kasih sayang!

11 Rekomendasi buku terbaik tentang pernikahan dalam Islam

pada pasaran sendiri, buku mengenai pernikahan dalam Islam tersedia cukup banyak. tetapi, kami sudah menyiapkan sepuluh rekomendasi buku tentang pernikahan dalam Islam yg indah buat Anda. Semoga pilihan kami sesuai dengan kebutuhan Anda!

1. Nikmatnya Pacaran setelah Pernikahan

Kenali makna cinta dalam Islam yang sesungguhnya
Selain berprofesi sebagai ustaz, Salim A. Fillah pula dikenal menjadi penulis yg pandai merangkai istilah-kata. Lewat buku ini, Ustaz Salim mengajak para remaja dan orang dewasa buat menjauhi cinta yang tak disukai agama Islam. buat Anda yg menginginkan pernikahan tanpa pacaran sebelumnya, buku ini layak untuk dibaca.

buku ini akan mengajak Anda untuk mengenali makna cinta yang sesungguhnya. Bukan melalui pacaran, tetapi dengan menjaga kehormatan dan memantaskan diri buat calon pasangan yang disiapkan Allah. Lewat buku ini, Anda juga diajak meneladani romansa Nabi Muhammad serta para sahabatnya.

2. Kado Pernikahan

Berisi nasihat untuk pengantin pria serta wanita
dalam kehidupan berumah tangga, Anda tidak hanya merasakan sisi romantis, tetapi juga suka dan duka. buku ini mengajak Anda buat menyadari bahwa kehidupan rumah tangga bukan hanya untuk kenikmatan semata. Menariknya, penulis secara adil menyampaikan banyak nasihat untuk para pria serta wanita yang sudah menikah.

misalnya saja, anjuran menutup aurat, larangan berdandan menyerupai orang kafir, dan memuliakan pasangan. Melihat isinya yg lengkap, buku pernikahan ini bisa dijadikan hadiah buat sahabat Anda yang baru menjadi pengantin. Belum lagi terdapat kesesuaian antara judul buku dengan hari bahagianya, buku ini pun makin cocok Anda hadiahkan!

3. Bahagianya Merayakan Cinta

Ditulis dengan sangat romantis
pada buku ini, Salim A. Fillah mengulas mengenai pahala-pahala yang dapat diraih dari perjalanan rumah tangga. sebagai contoh, saat suami memberikan nafkah pada istrinya, menghormati orang tua, serta lainnya. banyak pula kisah romantis dari para teman Nabi Muhammad SAW yang dapat Anda jadikan motivasi.

Kualitas buku ini bukan saja terletak pada isinya yang romantis, tetapi juga di diksi yang dipergunakan. Bila Anda baru saja menikah serta ingin menjadi lebih romantis buat pasangan, segeralah membeli buku ini.

4. Bekal Pengantin

Kupas tuntas panduan pranikah serta berumah tangga
untuk Anda yang mencari panduan pernikahan yg lengkap, buku berjudul Bekal Pengantin ini artinya jawabannya. buku ini mengulas petunjuk serta nasihat pernikahan islami yg diambil dari Al-Qur’an serta hadis. terdapat pula nasihat pranikah, baik buat calon pengantin pria juga wanita.

Selain menyampaikan pedoman pranikah, buku ini juga menjelaskan tips membangun rumah tangga islami. Menariknya, topik berumah tangga mirip cara mendidik anak dan berinteraksi dengan pasangan dibahas cukup detail. dengan membaca buku ini, diharapkan Anda dapat membangun keluarga yg bahagia dan penuh kasih sayang.

5. Cukupkah Cinta untuk Menikah?

Gaya bahasanya kalem dan mudah dipahami
Pernikahan adalah salah satu ibadah sunah yg diajarkan oleh Nabi Muhammad. untuk bisa menikah, tentunya Anda perlu menyayangi seseorang. tetapi, benarkah cinta tidak cukup dalam menjaga hubungan rumah tangga? buku ini akan mengajak Anda buat merenungi makna cinta dan pernikahan pada Islam sesungguhnya.

pada buku ini, penulis memberikan tips supaya rumah tangga Anda menjadi sakinah, mawadah, serta penuh rahmat. ada pula beberapa hal yang menurut penulis bisa menyulut pertengkaran, contohnya komunikasi serta media sosial. dengan bahasa penulisan yang santai, buku ini pas buat Anda yg ingin menikah pada usia muda.

6. Berjuta Rasa menjadi Papah-Mamah muda

Serunya menikah serta berkeluarga di usia muda
Dewasa ini, banyak pasangan muda yg mudah bertengkar sebab kesulitan mengurus anak. di akhirnya, perceraian menjadi solusinya. persoalan ini mungkin saja muncul karena Anda belum memiliki pengalaman dan pengetahuan pada mengurus rumah tangga.

Bagi pasangan muda, buku ini bisa menjadi bacaan selagi menanti kelahiran sang buah hati. Penulis berusaha memotivasi Anda agar tidak mudah stres waktu menghadapi perseteruan dalam rumah tangga. buku ini juga dapat menjadi bekal Anda dalam menghadapi ketakutan akan pernikahan pada usia muda.

7. buku Pernikahan dalam Islam Al Abror Media

Meraih kebahagiaan serta keuntungan adalah fitrah setiap insan manusia. oleh karena itu, setiap orang akan melakukan upaya-upaya yg dirasa akan mendatangkan keduanya. Upaya yang dilakukannya akan selaras dengan pengetahuan yg dimilikinya. sehingga ada yg benar-benar mengupayakan kebahagiaan serta keuntungan yang hakiki dan abadi. namun, tidak sedikit pula yg hanya berusaha meraih kebahagiaan, kepuasan, serta keuntungan yang sementara, sesaat, dan tidak kekal. Itu semua sesuai dengan tingkat pemahaman dan ambisi (atau niat dan tujuan) masing-masing.

Termasuk juga dalam pernikahan. ada yg benar-benar ingin meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat, namun banyak pula yang hanya sebatas buat mendapatkan kepuasaan dan keuntungan sesaat.

supaya pernikahan yang dilakukan insan bisa mendatangkan kebahagiaan serta keuntungan yg hakiki, Islam membawakan sekian banyak aturan serta adab-adabnya. Bukanlah aturan dan adab-adab itu buat mempersulit dan mempersempit ruang gerak kita. Bahkan kebalikannya, hukum-hukum yang terdapat dalam Islam untuk kebaikan serta maslahat diri kita sendiri, keluarga, masyarakat, dan negara secara umum .

Semoga kehadiran buku tentang pernikahan ini menambah literatur dan wawasan bagi kita tentang pernikahan dan Pernik-perniknya.

8. buku panduan keluarga SAKINAH – tata cara Pernikahan Dalam Islam

Mewujudkan keluarga yg sakinah, mawaddah, wa rahmah (keluarga yang dipenuhi ketenangan, rasa cinta, dan kasih sayang) merupakan dambaan setiap Muslim serta Muslimah yang akan menghadapi mahligai tempat tinggal tangga. keluarga yg sakinah adalah keluarga yg pada dalamnya ditegakkan syari’at Allah Ta’ala, keluarga yang pada dalamnya terdapat sikap saling memahami, dan keluarga yang di dalamnya ada rasa cinta dan pergaulan yg baik.

tetapi, mencapai keluarga yg sakinah bukanlah suatu hal yang mudah, tetapi bukan juga suatu hal yang mustahil. oleh karena itu, setiap #Muslim dan #Muslimah yang hendak berumah tangga berkewajiban buat mempelajari serta memahami konsep serta tujuan pernikahan dalam Islam menjadi bekal utama sebelum melangkah ke jenjang pernikahan serta akhirnya meraih keluarga yg sakinah dengan izin Allah Ta’ala.

buku ini membahas tentang berbagai aspek dalam #pernikahan yg perlu diketahui, meliputi: tujuan pernikahan dalam #Islam, manfaat pernikahan, tata cara pernikahan Dalam Islam, beberapa pernikahan yg dihentikan syari’at Islam, pelanggaran-pelanggaran yg seringkali terjadi dalam pernikahan, kiat-kiat membina rumah tangga yang ideal, hak dan kewajiban suami-istri, nasihat untuk #suami #istri, hal-hal yang harus dilakukan saat si buah hati lahir, kewajiban mendidik anak, menggapai ridha Allah Ta’ala dengan berbakti kepada kedua orang tua, serta lainnya.

dengan mengetahui seluruh aspek dalam pernikahan ini, mudah-mudahan bagi mereka yang hendak menikah, mereka yg baru memasuki jenjang #rumahtangga, juga mereka yg sudah lama berumah tangga mampu mewujudkan #keluarga yg sakinah, mawaddah, wa rahmah.

9. buku MAHKOTA PENGANTIN

buku ini adalah terjemahan dari kitab ” Tuhfah al-Arusain.” karya Majdi bin Manshur bin Sayyid asy-Syuri.

buku ini sangat penting jadi pegangan bagi pemuda-pemudi Muslim yang hendak menikah maupun keluarga Muslim. tidak ada istilah terlambat buat berbenah diri. sebab bahagia wajib dijemput, bukan menunggu buat didatangi. Kelebihan buku ini terletak pada kupasannya yg relatif lengkap.

Bahasanya pun lebih cair, apa adanya serta dialogis. seringkali gambaran dimulai dengan tanya jawab kemudian disusul dengan jawaban yg jelas, lugas serta berdalil. buku ini bicara tanpa pakewuh berlebihan untuk hal-hal yang bagi sebagian orang sensitif. ketika banyak buku lain yang “malu-malu” bicara tentang etika pergaulan seksual suami istri, buku ini bicara perihal etika, adab serta seni tanpa terjebak pada vulgaritas yang mengoyak malu.

buku ini mengoreksi 221 kesalahan pada shalat yg paling sering terjadi, berikut koreksinya . Disuguhkan dengan ringkas, padat serta menuntun, dan cocok buat semua kalangan.

“Shalatlah sebagaimana kalian melihat saya shalat.” Demikian sabda Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam beliau sudah mengajarkan tata cara shalat yg sahih kepada para shahabat dia, sebagaimana beliau mengoreksi kekeliruan sebagian shahabat beliau yg keliru dalam shalat. Maka tata cara shalat yang diriwayatkan shahabat-shahabat beliau, yg kemudian hingga pada kita umat dia,adalah tata cara shalat yg tepat, sebagaimana yg dia ajarkan melalui sabda serta contoh perbuatan.

10. panduan Lengkap Nikah dari A hingga Z

Pernikahan ialah perkara yg agung dan ikatan yang suci lagi mulia antara 2 jenis manusia. Pernikahan adalah pembeda antara manusia dan binatang. karena pernikahan bukan sekedar wadah buat melampiaskan hasyrat birahi semata. sehingga dalam waktu sekejap akan musnah berantakan manakala kejenuhan muncul serta kebosanan terhadap pasangan timbul. akan tetapi lebih dari itu pernikahan artinya karunia ilahi yang patut disyukuri. Dengannya manusia bisa berkembangbiak, menemukan kedamaian serta kebahagiaan dan terjaga kehormatannya.

tetapi demikian, betapa banyak orang yang mengeluhkan kegagalan pernikahannya?. Kondisinya sebelum menikah jauh lebih baik daripada sesudah menikah. Pernikahan yg dihayalkannya sebagai sesuatu yg indah dan diharapkan dapat memberikan kebahagiaan, ternyata malah membuatnya sengsara bagaikan hidup di neraka.

tidak diragukan lagi, hal tersebut terjadi menjadi akibat dari keengganan mengikuti petunjuk ilahi. Pernikahan yg dijalaninya hanya semata mengikuti hawa nafsu dan kesenangan duniawi, sehingga pada saat singkat keindahan semu serta palsu itu memudar dan pada akhirnya hilang sirna.

Pernikahan yg sukses adalah pernikahan yg bisa menghadirkan keindahan hidup, ketentraman jiwa dan kebahagiaan hakiki, laksana hidup di surga dunia. semua itu dapat kita raih manakala kita mengikuti petunjuk ilahi pada menjalaninya.

Pastikan pernikahan anda sesuai petunjuk tuhan dengan membaca buku ini, sehingga surga dunia dan akherat dapat teraih insya Allah.

11. Untukmu yg Akan Menikah dan telah Menikah

“Pernikahan yang dibeli dengan harta, akan dijual saat harga jualnya lebih menguntungkan.”

“Pernikahan demi kecantikan atau ketampanan semata, tidak ubahnya rumah yang dibeli karena berandanya saja.”

“Pernikahan artinya gerbang bagi suami istri menapaki titian kehidupan baru yang sarat kebahagiaan atau kesengsaraan atas kehendak berdua.”

“Janganlah membangun rumah di atas sebidang tanah, tapi bangunlah pada atas pernikahan.”

Berbahagialah anda, Bila istri yang akan serta telah menjaid milik anda, bisa sebagai kekasih hati dan teman hidup, butir hati dan belahan jiwa, cahaya mata serta pelipur lara, penyembuh hati yang luka, setia serta pembangkit semangat, ratu kecantikan yang melebihi khayalan, lebih tahui tentang diri anda dari pada anda sendiri, cintanya tidak pernah pupus serta pudar, qudwah hasanah bagi putra-putrinya, pencetak generasi rabbani yg diimpikan.

juga selamat kepada anda, Bila suami yang akan dan telah menikahi anda adalah sosok saleh, memandang diri anda dengan pandangan cerah penuh harapan, meyelami sanubari sebelum menyelami penampilan. kitab ini, “Untukmu yg Akan Menikah & sudah Menikah” memang sengaja diterbitkan buat melengkapi kebahagiaan anda. Selamat merengkuh kebahagiaan.

6 Nasehat Pernikahan Dalam Islam

6 Nasehat Pernikahan Dalam Islam Yang Wajib Suami Istri Pahami

Sudah tidak sabar untuk segera menikah di usia muda? Sebelumnya, pastikan dahulu kamu sudah memahami beberapa nasehat pernikahan berikut agar langgeng hingga tua!

Pernikahan adalah momen sakral yang menyatukan dua orang dalam satu tujuan. Mereka yang terlibat tentunya berharap momen ini hanya terjadi sekali seumur hidup.

Islam memandang bahwa pernikahan merupakan sesuatu yang luhur dan sakral, bernilai ibadah kepada Allah, mengikuti sunnah Rasulullah SAW dan dilaksanakan atas dasar keikhlasan, tanggung jawab, dan mengikuti ketentuan-ketentuan hukum yang harus diindahkan. Untuk itu, dibutuhkan nasehat pernikahan untuk pengantin baru.

Apabila segala sesuatu ketika dimengerti dan difahami maka kita akan bisa bersikap dengan baik dan benar. Banyak contoh dalam rumah-tangga sebab tujuannya kurang benar, apalagi disertai kurangnya pemahaman tentang hakikat manusia dengan macam-macam karakternya, maka ketika ada problem dalam rumah tangga akhirnya mengalami kehancuran (perceraian).

6 Nasehat Pernikahan Dalam Islam

Menata Niat

Kuncinya di awal adalah niat ibadah, selain itu, tidak ada lagi. Dan yang paling penting kita wajib tahu bahwa sisi dari diri kita adalah manusia. Sadar betul, bahwa pasangan kita ini adalah manusia dengan segala kekuranganya, bukan malaikat.

Baca Juga : Agar Pernikahan Membawa Berkah

Memahami Perbedaan Karakter Laki-laki dan Perempuan

Mengutip pendapat keterangan dokter, bahwa tipe laki-laki dan perempuan itu berbeda, khusus karakternya. Mereka diciptakan dari konstruknya saja berbeda, misalnya otaknya. Laki-laki, otaknya seakan seperti berada dalam kompartemen-kompartemen atau ruang-ruang, sehingga ketika konsentrasi dalam satu hal maka ia sulit untuk berpikir ke hal yang lain.

Berbeda dengan perempuan, ia bebas memikirkan perkara yang lain, tanpa ada kompartemen itu. Korpus kalosum masa yang ada di garis tengah yang menghubungkan antara otak kanan-kiri manusia, laki-laki dengan perempuan itu berbeda.

Perempuan, korpus kalosumnya mengandung 200-250 juta serabut urat lebih tebal 30% dibanding laki-laki yang menyambungkan serabut otak kanan dan kiri, maka ketika laki-laki konsentrasi dalam satu hal ia tidak bisa diganggu gugat.

Seperti dicontohkan Ibunyai Lutjeng Luthfiyah, bahwa ketika memanggil suami tercintanya (KH. M. Nashrullah Baqier Adelan) yang sedang sibuk memperbaiki sepeda motor. Nyai Luthjeng pertama mulai memanggil dengan nada halus (pelan-pelan) penuh rasa cinta.

Buya, dahar riyen (makan dulu)!” Suaminya tidak mendengarnya.

Kedua kali, sedikit dengan nada agak lebih tinggi, “Buyaa, dahar riyen (makan dulu)!” Suaminya masih tetap tidak mendengar. Dan yang ketiga kalinya dengan nada lebih keras sembari teriak, “Buyaaa, dahar riyen (makan dulu)!” Akhirnya sang suami pun mendengar.

Jika dalam rumah tangga tidak didasari suatu pemahaman antara suami-istri, khawatir ketika seorang perempuan tidak sabar dengan karakter laki-laki semacam itu, maka istri akan cenderung suka ngomel-ngomel.

Maka, atas dasar diciptakannya perbedaan laki-laki dan perempuan tersebut, begitu juga korpus kalosumnya perempuan 30% lebih tebal dibanding laki-laki. Oleh karena itu, perempuan dapat merangkap segala kerjaan atau kegiatan.

Misalnya, ketika seorang istri sedang memasak dengan dua kompor gas sekaligus, masing-masing isi tungku ada 2, berarti jumlahnya 4 tungku. Tungku pertama digunakan untuk masak nasi, tungku kedua dipakai masak sayur, tungku ketiga dipakai goreng ikan, dan tungku keempat dipakai goreng bumbu sambal.

Dengan mengerjakan ke empat tungku tersebut, seorang istri masih bisa memperhatikan atau mengawasi anaknya yang sedang bermain. Bahkan, seorang istri juga masih sanggup menerima telefon meskipun ia sedang memasak.

Sementara kemampuan otak bicara laki-laki hanya di otak bagian kiri, sedangkan kemampuan otak bicara perempuan ada di sebelah kiri juga sebelah kanan bagian depan. Maka, kemampuan bicara laki-laki dalam sehari, katanya, yang pandai bicara atau cerewet hanya 7000, yang tidak cerewet hanya 5000.

Berbeda dengan perempuan, yang cerewet 20.000 sedangkan yang tidak cerewet 16.000. Jauh sekali, bukan? Maka dengan demikian, cerewetnya perempuan adalah anugerah. Perempuan tidak ingin dimaklumi, tetapi dari perkara itu semua laki-laki harus dapat mengambil hikmahnya. Dalam QS. Ali ‘Imran [3]: 191 dijelaskan:

رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَٰطِلًا

Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia.

Semua ada tujuan dan hikmahnya, termasuk sifat cerewetnya perempuan. Begitu juga keadaan laki-laki yang seperti itu adalah ujian, juga perempuan yang cerewet seperti demikian juga sebagai ujian. Maka ujian yang lulus adalah cerewet yang membangun, bukan cerewet yang mujair.

Apa itu cerewet mujair? Suami yang rajin memberi nafkah tetap saja perempuan menuntut yang lebih dengan mengukur atau membanding-bandingkan dengan kondisi tetangga yang lebih mampu memberikan yang lebih banyak.

Baca Juga : Suamimu Bukan Muhammad & Istrimu Bukan Khadijah

Laki-laki harus Bekerja

Laki-laki harus Bekerja

Sebagai laki-laki (suami) maka bekerjalah. Alasan kenapa laki-laki harus bekerja? Bekerja adalah pelampiasan rasa syukur atas karunia Allah. Dalam QS. Al-Naba’ [34]: 13 disebutkan;

اعْمَلُوا آلَ دَاوُدَ شُكْرًا وَقَلِيلٌ مِنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ

Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-ku yang berterima kasih.

Jadi, orang yang bersyukur salah satunya adalah dengan bekerja, bekerja itu berproses dalam upaya menjemput rizki. Apabila tercapai hasil usahanya, maka itu ada hubungannya dengan taqdir, karena berkaitan dengan ada usaha kerasnya itu.

Apabila kurang puas dengan hasilnya, maka ada keharusan untuk qana’ah yakni ‘suatu sikap rela menerima dan selalu merasa cukup dari semua usaha yang sudah dilakukan serta menjauhkan diri dari rasa yang tidak puas’.

Membangun Sikap Toleransi

Paling penting, yang perlu difahami dan dilakukan bahwasa hidup dengan orang lain adalah dapat menjaga diri yaitu sikap toleransi (akhlaq); baik dengan suami atau istri, mertua, kakak-adik ipar, tetangga, dan lain sebagainya yang jelas-jelas memiliki karakter berbeda-beda.

Maka, hal ini harus bisa dilakukan oleh semua pihak untuk menjaga toleransi, bukan hanya dilakukan oleh pengantin (menantu) saja. Ketika seorang tidak dapat menjaga toleransi ini maka ibarat bumi yang lebar terasa sempit. Seperti dalam lirik yang dibawakan oleh Nisa Sabyan dengan judul Deen Assalam;

كَلَّ هَذِى الاَرْضِ مَاتَكْفِيْ مَسَاحَةْ ¤ لَوْ نَعِيْشِ بِلَاسَمَاحَةْ

وَانْ تَعَا يَشْنَا بِحَبْ ¤ لَوْ تَضِيْقِ الاَرْضِ نَسْكَنْ كَلَّ قَلْبْ

***

اَبْتَحِيَةْ وَبْسَلَامْ ¤ اَنْشُرُوْا اَحْلَى الْكَلَامْزَيْنُوْا الدِّنْيَا حْتِرَامْ

اَبْمَحَبَّةْ وَابْتِسَامْ ¤ ااَنْشُرُوْا بَيْنِ الاَنَامْهَذَا هُوْا ديْنَ السَّلَامْ

Maksudnya, bumi ini tidak cukup luas, andai kita hidup tanpa toleransi. Padahal, andai kita hidup dengan toleransi (perasaan cinta), yakni saling menghargai tidak peduli tua dan muda. Meski bumi sempit, maka hidup kita akan terasa luas. Jika buminya luas, tapi kita hidup tidak dipenuhi dengan akhlaq yang baik, maka bumi (rumah) yang luas (megah) itu seperti kita hidup di atas bara api. Sebaliknya, jika kita hidup dipenuhi dengan cinta kasih, menghormat orang lain, walaupun rumah sesempit apapun maka rasanya nikmat, atau seakan bumi luas.

Saling Berbicara dengan Bahasa yang Halus dan Santun

Setiap kali berbicara maka ucapkanlah yang baik. Bagi seorang istri diharapkan berbahasa “jawa-krama” yang halus terhadap suaminya. Sebab, hormatnya seorang istri terhadap suami akan tetap terjaga. Andaikata cekcok mulut antara suami istri, maka akan dipastikan sulit mencari bahasa yang kasar ketika mamakai bahasa “jawa-krama” (bagi orang jawa). Kenapa perlu berbahasa yang sopan terhadap suami? Syukur-syukur suami juga berbahasa halus dan sopan juga terhadap istrinya.

Dengan demikian, dapat dipastikan anaknya pun akan terbiasa menggunakan bahasa yang halus dan sopan, serta lebih hormat kepada orang-tuanya. Jika hal ini diterapkan dalam suatu keluarga, baik istri terhadap suami, sebaliknya, suami terhadap istri sama-sama saling menghormati. Maka, hadzahu din assalam ‘inilah agama perdamaian’. Selain itu, Suami istri harus menanamkan rasa cinta dan senyuman.

Hirarki Penghormatan antara Suami-Istri

Terakhir, dalam aturan agama. Hirarki penghormatan dan ketaatan laki-laki dan perempuan itu berbeda. Bagi perempuan, ketika masih dalam asuhan orang-tuanya, kewajiban taat dan hormatnya kepada orang tua (setelah Allah dan rasul-Nya).

Tetapi, ketika perempuan sudah menikah, ia harus mendahulukan ketaatannya kepada suami; baru kemudian orang-tuanya. Tapi beda dengan laki-laki, meskipun sudah menikah, pertama yang tetap dihormati dan ditaati adalah orang tuanya sendiri, terutama ibu (setelah Allah dan rasul-Nya).

Tujuan pernikahan bukan lah untuk merubah salah satu menjadi seperti yang lainnya. Akan tetapi, masing-masing dituntut untuk bisa memahami dan menerima perbedaan yang ada diantara keduanya sehingga kebahagiaan dan ketenteraman bisa terwujud. Dalam pernikahan Sayyidina Ali bin Abi Thalib dan Sayyidah Fatimah, Rasulullah saw. telah memberikan tuntunan, pandangan, dan wejangan mengenai pernikahan dalam islam. Setidaknya ada tiga poin yang disampaikan Rasulullah pada kesempatan tersebut.

Pertama, pernikahan adalah kuasa Allah. Semua yang ada di jagat raya ini tidak bisa lepas dari kekuasaan dan ketetapan Allah, termasuk pernikahan. Dalam hal pernikahan, Allah telah menetapkan sebuah sistem. Apakah sebuah pernikahan langgeng dan gagal. Jika pasangan suami istri mengikuti sistem yang telah ditetapkan-Nya, maka pernikahan mereka bisa langgeng dan bahagia. Begitu pun sebaliknya.

الذي خلق الخلق بقدرته، ونيرهم بأحكامه

Dialah yang yang menciptakan makhluk dengan kekuasan-Nya. Dialah yang menerangi jalan manusia dengan ketetapan-ketetapan-Nya,” kata Rasulullah saw. dalam pernikahan Sayyidina Ali bin Abi Thalib dan Sayyidah Fatimah, dikutip dari buku Pengantin Al-Qur’an.

Kedua, sarana memperoleh keturunan. Rasulullah juga menegaskan bahwa pernikahan adalah sarana untuk memperoleh keturunan. Dalam satu hadist, Rasulullah menyeru kepada umatnya untuk menikah dengan perempuan yang subur sehingga dapat melahirkan banyak anak. Yang terpenting bukan hanya memperoleh keturunan atau anak yang banyak saja, tapi juga berusaha membentuk generasi yang berkualitas. Yakni generasi yang beriman, bertakwa, dan berilmu.

إن عز وجل جعل المصاهرة نسبا

“Allah yang Maha Tinggi dan Maha Mulia telah menjadikan perkawinan sebagai sarana perolehan keturunan, sambung Rasulullah saw.

Ketiga, mempererat tali kekerabatan. Salah satu rukun nikah dalam Islam adalah adanya wali, khususnya bagi mempelai perempuan. Dengan demikian, baik secara langsung atau tidak, sesungguhnya pernikahan dalam Islam tidak hanya melibatkan dua individu (mempelai laki-laki dan perempuan) saja, tapi juga keluarga besar dari yang bersangkutan. Setelah ada ikatan pernikahan, biasanya dua keluarga besar memiliki ikatan yang kuat.

10 Rekomendasi Buku Pernikahan dalam Islam Best Seller

Buku Pernikahan dalam Islam – Menjelang hari pernikahan, tentu banyak hal yang perlu dipersiapkan. Dalam Islam, pernikahan merupakan ibadah yang dapat menyempurnakan separuh agama. Untuk itu, berusahalah menjadi pasangan yang saling melengkapi demi meraih pahala dalam rumah tangga. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mempelajari ilmu pernikahan melalui buku bekal pernikahan islami.

Sekarang, kami akan mengulas cara memilih dan merekomendasikan buku tentang pernikahan dalam Islam yang bagus. Rekomendasi buku pernikahan islami best seller dari berbagai merk penerbit ada dalam artikel ini. Buku pernikahan dalam islam dari Pro-U Media, Qisthi Press, dan Mitra Pustaka akan Anda jumpai. Selamat memilih!

Rekomendasi Buku Pernikahan Dalam Islam Terlaris

Di pasaran sendiri, buku pernikahan dalam Islam tersedia cukup banyak. Namun, kami sudah menyiapkan sepuluh rekomendasi buku tentang pernikahan dalam Islam yang bagus untuk Anda. Semoga pilihan kami sesuai dengan kebutuhan Anda!

A. Buku Bahagianya Merayakan Cinta (pro U media)

buku pernikahan islami best seller

Sinopsis :

Saat mereka mendoakan, “Baarakallahu laka. Kubisikkan padamu, Cintamu, sehangat ciuman bidadari.” Kau menjawab, “Ada barakah di kala bidadari cemburu padamu“.

Ketika mereka meminta lagi pada Allah, Wa baarakallahu ‘alaika. Lirikanmu menyelisik hatiku, Dalam badai, dekap aku lebih erat!. “Bersama barakah, masalah akan menguatkan jalinan”, begitu kau kuyakinkan.

Lalu mereka menutup, Wa jamaía bainakuma fii khaiir. Maka tangan kita saling berpaut dan jemarinya menyatu, “Genggam tanganku, rasakan kekuatan cinta!” Maka sempurnalah tiga perayaan cinta.

Di saat apapun barakah itu membawa kebahagiaan. Sebuah letup kegembiraan di hati, kelapangan di dada, kejernihan di akal, dan rasa nikmat di jasad. Barakah itu memberi suasana lain dan mencurahkan keceriaan musim semi, apapun masalah yang sedang membadai rumah tangga kita. membawakan senyum meski air mata menitik-nitik.  menyergapkan rindu di tengah kejengkelan. Berakah itu menyediakan rengkuhan dan belaian lembut di saat dada kita sesak oleh masalah.

Baarakallahu Laka, Bahagianya Merayakan Cinta.

B. Nikmatnya Pacaran Setelah Menikah – Salim A Fillah ( Pro U Media )

Daftar nama buku pernikahan, pernikahan dalam islam

Sinopsis :

Alangkah seringnya mentergesai kenikmatan tanpa ikatan, membuat detik-detik di depan terasa hambar. Belajar dari ahli puasa, ada dua kebahagiaan baginya. Saat berbuka dan saat Allah menyapa lembut memberikan pahala. Inilah puasa panjang syahwatku. Kekuatan ada pada menahan, dan rasa nikmat itu terasa, di waktu buka yang penuh kejutan. Coba saja kalau Allah yang menghalalkan setetes cicipan surga kan menjadi shadaqah berpahala.

Buku ini dipersembahkan untuk mereka yang lagi jatuh hati atau sedang pacaran bersama doi yang dipenuhi hasrat nikah dini tapi belum bernyali, yang sedang menjalani proses penuh liku dan yang ingin melanggengkan masa-masa indah pernikahannya.

C. Agar Pernikahan Membawa Berkah (Darul Haq )

Agar Pernikahan Membawa Berkah

Buku ini adalah ringkasan (intisari) dari kitab Adab az-Zifaf tulisan Syaikh al-Albani, yang berisi adab-adab Islami terkait pernikahan.

Di dalam buku saku ini diuraikan hal-hal yang harus dilakukan saat kedua mempelai dipertemukan diantaranya:

  • Adab-adab malam pertama
  • Doa dan tata cara berhubungan suami istri serta apa yang harus dilakukan setelahnya
  • Kapan suami dilarang menggauli istrinya dan tebusan bagi yang melanggarnya
  • Niat dalam menikah
  • Hal-hal yang dilakukan saat pagi hari setelah malam pertama
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam walimah, doa untuk kedua mempelai
  • Hukum pengantin wanita menyajikan hidangan untuk para tamu undangan
  • Hiburan yang dibolehkan saat walimah
  • Hukum pengantin wanita memakai cincin emas, dan pembahasan lain-lain.

Sebagai penutup, penulis juga memberikan beberapa nasihat berharga bagi kedua mempelai sebagai bekal sebelum mengarungi bahtera rumah tangga.

Buku Pernikahan dalam Islam ini adalah panduan agar pernikahan anda membawa berkah.

D. Seni Membahagiakan Pasangan – (Penerbit zamzam)

Seni Membahagiakan Pasangan pernikahan dalam islam

Buku ini merupakan terjemahan dari kitab “Subulus Sa’adah Az-Zaujiyah” , yang ditulis oleh Ali bin Nayif Asy-Syuhud, yang kami beri judul : Buku Bacaan Wajib Suami Istri Seni Membahagiakan Pasangan , Di dalamnya berisi tentang : Sejumlah tips praktis untuk menumbuhkan kasih sayang antar suami istri, sehingga kebahagiaan dan keharmonisan yang telah diidam-idamkan sejak lama segera menyapa dan hadir nyata di tengah-tengah keluarga.

Dengan bahasa yang mudah dipahami dan dipraktikkan, menjadikan buku ini Salah satu cara membina rumah tangga adalah dengan menumbuhkan kasih sayang diantara suami istri. Bila hubungan suami istri terjalin dengan kasih sayang, maka nuansa dan iklim keluarga serasa surga akan benar-benar hadir nyata di hadapan kita; nyaman, tentram, dan indah. Oleh karenanya, dalam kehidupan keluarga sangat diperlukan sejumlah tips agar rasa kasih sayang antar suami istri tetap tumbuh dan terjaga.

Buku ini sangat penting dan layak dimiliki setiap keluarga yang mendambakan keluarga yang bahagia dan harmonis. Dengan bahasa yang mudah dipahami dan dipraktikkan, menjadikan buku ini sangat cocok untuk panduan rumah tangga baik yang masih baru ataupun yang sudah lama berumah tangga.

E. Kado Pengantin (Arafah)

Buku Kado Pengantin, buku tentang pernikahan

Pembahasan dalam buku ini mengupas banyak hal tentang pernikahan. Dimulai dengan mengapa kita harus menikah, apa manfaat pernikahan, Bagaimana memilih calon istri atau suami, dan segala hal yang berkaitan dengan permasalahan-permasalahan sebelum pernikahan.

Dalam Buku Pernikahan dalam Islam ini juga dibahas tentang pernik-pernik hubungan suami istri, seks dalam pandangan Islam, seks bagi suami istri, prinsip-prinsip kebahagiaan keluarga dalam Islam, dan lima puluh sifat-sifat istri yang diidam-idamkan suami.

F. Agar Pernikahan Seindah Impian (Kiswah)

Agar Pernikahan Seindah Impian

Semua orang memimpikan pernikahan yang indah, sakinah mawaddah wa rahmah. Saat lembaran baru pernikahan mulai digelar, saat itu pulalah berjuta-juta harapan dan impian kebahagiaan tertambat secara kuat dalam benak pasangan suami-istri. Seakan, kebahagiaan itu telah dijamin bakal lekat dengan kehidupan mereka.

Buku Pernikahan dalam Islam ini hadir dengan membawa misi penyadaran. Penyadaran tentang pentingnya mewujudkan keluarga bahagia, dan penyadaran tentang kondisi pernikahan yang mungkin tidak seindah yang diimpikan. Juga, perihal bagaimana sikap kita menghadapi berbagai problema yang menjerat keluarga kita. Dalam hal ini, diperlukan sikap yang tepat dan bijaksana, agar keluarga bahagia bisa terwujud secara nyata dalam kehidupan rumah tangga.

G. Jodoh Terbaik (WAHYUQOLBU)

Jodoh Terbaik

Hasnaifa Almeera Nagita, perempuan cantik berusia 20 tahun yang harus berlapang dada menerima perjodohan dengan anak dari sahabat ayahnya. Gibran Muhammad Azzam, lelaki tampan ini baru baru berusia 24 tahun. Di usianya yang masih sangat muda, Azzam sudah menjadi CEO di perusahaan keluarganya.

Meskipun diawali dengan perjodohan, namun benih-benih cinta akhirnya tumbuh di antara keduanya. Cobaan datang silih berganti pada rumah tangga mereka; terlebih saat cinta di masa lalu Azzam kembali singgah. Lalu, bagaimana Azzam dan Naifa menghadapi segala cobaan dalam rumah tangga mereka? Akan kah mereka yakin bahwa keputusan mereka menerima perjodohan ini adalah keputusan yang terbaik sehingga mereka berkata, Karena kamu adalah jodoh terbaik yang Allah takdirkan untukku.?

H. Nasihat Pernikahan (Turos)

Nasihat pernikahan dalam islam

NASIHAT PERNIKAHAN Karya Imam al-Ghazali – Pernikahan merupakan salah satu tanda-tanda kebesaran Allah swt. Tapi mengapa, meski bertujuan mulia, banyak pernikahan yang tidak bahagia dan berakhir cerai? Bahkan, pasangan yang dianggap paling serasi sekalipun tak luput dari isu perceraian keluarga.

Sebenarnya, bagaimana agar pernikahan kita selalu mendapatkan kondisi sakinah mawadah wa rohmah, serta tidak karam sebelum sampai tujuan? Pertama, yang perlu diingat, tidak ada pernikahan yang sempurna. Kebahagiaan pernikahan adalah proses yang dilalui bersama. Kedua, ikuti saja Nasihat Pernikahan karya Imam al-Ghazali ini.

Ditulis sejak abad ke-12 M, buku ini merupakan kitab referensi abadi soal pernikahan yang sederhana tapi mengena, dan masih kontektual dengan zaman sekarang. Dalam buku ini, beliau memberikan nasihat-nasihat dasar soal persiapan pernikahan, prosesi pernikahan hingga kiat-kiat menekan syahwat perut dan kemaluan. Sebuah buku yang sangat penting untuk siapa pun yang mau menikah maupun pasangan yang sudah menikah, guna mewujudkan keluarga yang samawa (sakinah, mawaddah wa rohmah).

I. Saatnya Untuk Menikah (Pro U Media)

Saatnya-Untuk-Menikah-01

Kalau canda seorang teman sudah tak lagi dapat menenteramkan jiwa, kalau mata sudah tidak lagi dapat ditundukkan pandangannya dengan sempurna, kalau hati sudah senantiasa merasa gelisah barangkali inilah saatnya untuk menikah bagi Anda.

Kalau tekad yang kuat sudah melekat dalam dada, kalau hasrat yang bersemangat sudah melahirkan usaha yang giat untuk mewujudkannya, dan kalau kesiapan untuk bertanggung-jawab sudah tumbuh di dalam diri kita, maka inilah saatnya untuk menikah,

Ya Allah, inilah saatnya untuk menikah!

Tetapi apakah yang dapat menjamin bahwa kita sudah siap? Kesiapan apa sajakah yang harus kira miliki? Apa yang harus kita lakukan jika sudah kerinduan sudah meluap dan keinginan untuk berumah-tangga sudah sangat mantap, tetapi jodoh tak juga kunjung datang?

Buku ini akan bertutur kepada Anda. Dalam buku ini, Anda juga akan, mendapati mengapa kita tidak sebaiknya terlalu meninggikan kriteria. Simak juga perihal keutamaan melihat orang yang akan kita nikahi. Sesuatu yang tampaknya sepele, tetapi karena begitu pentingnya sampai-sampai dibahas dalam dua bab. Satu lagi, perhatikan kembali sumber informasi Anda.

J. Paket Buku Merumahkan Cinta (Era Adicitra Intermedia)

Paket Buku Merumahkan Cinta pernikahan dalam islam

Akad adalah awal dari sebuah pernikahan untuk membangun rumah tangga yang sakinah mawadah wa rahmah. Dengan berikrar saling setia, saling menerima apa adanya, dan masih banyak saling lainnya yang intinya saling menjadi satu kata satu hati. Satu tujuan, yaitu bahagia dunia hingga akhirat.

Semua itu harus diupayakan. Mulai dari bersiap diri menuju pernikahan islami hingga seperti apa bentuk keluarga yang diinginkan kelak. Semua dapat dipelajari, dengan berjalannya waktu diperlukan panduan agar tidak melakukan trial and error dalam menjalani prosesnya.

Mempertahankan kehangatan cinta setelah prosesi akad hingga mahabbah terus menyala perlu kerja sama pasangan nikah. Banyak teori telah ditulis, buku memberikan kiat-kiat praktis agar mudah dipraktikkan. Tidak sekadar teori semata, namun buku ini akan membawa pasangan menuju pernikahan penuh mahabbah atau cinta yang didamba.

Sakinah, seperti sejak awal pernikahan sampai akhir menua bersama pun diperlukan tekad kuat. Setelah berbagai macam halangan rintangan dilalui dengan selamat maka sekaranglah saatnya menikmati keluarga penuh kebahagiaan.

 

Kesimpulan

Kami telah menjelaskan cara memilih serta mengulas sepuluh buku pernikahan dalam Islam. Apakah Anda sudah menemukan buku yang sesuai dengan kebutuhan? Menjadi seorang suami dan istri memang berat. Oleh karena itu, jangan pernah lelah untuk belajar dari Buku Pernikahan dalam Islam.

Jika Anda sudah selesai membacanya, segeralah praktikkan ilmu dari Buku Pernikahan dalam Islam tersebut secara nyata. Kami berharap rumah tangga Anda menjadi sakinah, mawadah, dan penuh rahmat.

telah membeli
45 minutes ago