6 Nasehat Pernikahan Dalam Islam

6 Nasehat Pernikahan Dalam Islam

6 Nasehat Pernikahan Dalam Islam Yang Wajib Suami Istri Pahami

Sudah tidak sabar untuk segera menikah di usia muda? Sebelumnya, pastikan dahulu kamu sudah memahami beberapa nasehat pernikahan berikut agar langgeng hingga tua!

Pernikahan adalah momen sakral yang menyatukan dua orang dalam satu tujuan. Mereka yang terlibat tentunya berharap momen ini hanya terjadi sekali seumur hidup.

Islam memandang bahwa pernikahan merupakan sesuatu yang luhur dan sakral, bernilai ibadah kepada Allah, mengikuti sunnah Rasulullah SAW dan dilaksanakan atas dasar keikhlasan, tanggung jawab, dan mengikuti ketentuan-ketentuan hukum yang harus diindahkan. Untuk itu, dibutuhkan nasehat pernikahan untuk pengantin baru.

Apabila segala sesuatu ketika dimengerti dan difahami maka kita akan bisa bersikap dengan baik dan benar. Banyak contoh dalam rumah-tangga sebab tujuannya kurang benar, apalagi disertai kurangnya pemahaman tentang hakikat manusia dengan macam-macam karakternya, maka ketika ada problem dalam rumah tangga akhirnya mengalami kehancuran (perceraian).

6 Nasehat Pernikahan Dalam Islam

Menata Niat

Kuncinya di awal adalah niat ibadah, selain itu, tidak ada lagi. Dan yang paling penting kita wajib tahu bahwa sisi dari diri kita adalah manusia. Sadar betul, bahwa pasangan kita ini adalah manusia dengan segala kekuranganya, bukan malaikat.

Baca Juga : Agar Pernikahan Membawa Berkah

Memahami Perbedaan Karakter Laki-laki dan Perempuan

Mengutip pendapat keterangan dokter, bahwa tipe laki-laki dan perempuan itu berbeda, khusus karakternya. Mereka diciptakan dari konstruknya saja berbeda, misalnya otaknya. Laki-laki, otaknya seakan seperti berada dalam kompartemen-kompartemen atau ruang-ruang, sehingga ketika konsentrasi dalam satu hal maka ia sulit untuk berpikir ke hal yang lain.

Berbeda dengan perempuan, ia bebas memikirkan perkara yang lain, tanpa ada kompartemen itu. Korpus kalosum masa yang ada di garis tengah yang menghubungkan antara otak kanan-kiri manusia, laki-laki dengan perempuan itu berbeda.

Perempuan, korpus kalosumnya mengandung 200-250 juta serabut urat lebih tebal 30% dibanding laki-laki yang menyambungkan serabut otak kanan dan kiri, maka ketika laki-laki konsentrasi dalam satu hal ia tidak bisa diganggu gugat.

Seperti dicontohkan Ibunyai Lutjeng Luthfiyah, bahwa ketika memanggil suami tercintanya (KH. M. Nashrullah Baqier Adelan) yang sedang sibuk memperbaiki sepeda motor. Nyai Luthjeng pertama mulai memanggil dengan nada halus (pelan-pelan) penuh rasa cinta.

Buya, dahar riyen (makan dulu)!” Suaminya tidak mendengarnya.

Kedua kali, sedikit dengan nada agak lebih tinggi, “Buyaa, dahar riyen (makan dulu)!” Suaminya masih tetap tidak mendengar. Dan yang ketiga kalinya dengan nada lebih keras sembari teriak, “Buyaaa, dahar riyen (makan dulu)!” Akhirnya sang suami pun mendengar.

Jika dalam rumah tangga tidak didasari suatu pemahaman antara suami-istri, khawatir ketika seorang perempuan tidak sabar dengan karakter laki-laki semacam itu, maka istri akan cenderung suka ngomel-ngomel.

Maka, atas dasar diciptakannya perbedaan laki-laki dan perempuan tersebut, begitu juga korpus kalosumnya perempuan 30% lebih tebal dibanding laki-laki. Oleh karena itu, perempuan dapat merangkap segala kerjaan atau kegiatan.

Misalnya, ketika seorang istri sedang memasak dengan dua kompor gas sekaligus, masing-masing isi tungku ada 2, berarti jumlahnya 4 tungku. Tungku pertama digunakan untuk masak nasi, tungku kedua dipakai masak sayur, tungku ketiga dipakai goreng ikan, dan tungku keempat dipakai goreng bumbu sambal.

Dengan mengerjakan ke empat tungku tersebut, seorang istri masih bisa memperhatikan atau mengawasi anaknya yang sedang bermain. Bahkan, seorang istri juga masih sanggup menerima telefon meskipun ia sedang memasak.

Sementara kemampuan otak bicara laki-laki hanya di otak bagian kiri, sedangkan kemampuan otak bicara perempuan ada di sebelah kiri juga sebelah kanan bagian depan. Maka, kemampuan bicara laki-laki dalam sehari, katanya, yang pandai bicara atau cerewet hanya 7000, yang tidak cerewet hanya 5000.

Berbeda dengan perempuan, yang cerewet 20.000 sedangkan yang tidak cerewet 16.000. Jauh sekali, bukan? Maka dengan demikian, cerewetnya perempuan adalah anugerah. Perempuan tidak ingin dimaklumi, tetapi dari perkara itu semua laki-laki harus dapat mengambil hikmahnya. Dalam QS. Ali ‘Imran [3]: 191 dijelaskan:

رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَٰطِلًا

Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia.

Semua ada tujuan dan hikmahnya, termasuk sifat cerewetnya perempuan. Begitu juga keadaan laki-laki yang seperti itu adalah ujian, juga perempuan yang cerewet seperti demikian juga sebagai ujian. Maka ujian yang lulus adalah cerewet yang membangun, bukan cerewet yang mujair.

Apa itu cerewet mujair? Suami yang rajin memberi nafkah tetap saja perempuan menuntut yang lebih dengan mengukur atau membanding-bandingkan dengan kondisi tetangga yang lebih mampu memberikan yang lebih banyak.

Baca Juga : Suamimu Bukan Muhammad & Istrimu Bukan Khadijah

Laki-laki harus Bekerja

Laki-laki harus Bekerja

Sebagai laki-laki (suami) maka bekerjalah. Alasan kenapa laki-laki harus bekerja? Bekerja adalah pelampiasan rasa syukur atas karunia Allah. Dalam QS. Al-Naba’ [34]: 13 disebutkan;

اعْمَلُوا آلَ دَاوُدَ شُكْرًا وَقَلِيلٌ مِنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ

Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-ku yang berterima kasih.

Jadi, orang yang bersyukur salah satunya adalah dengan bekerja, bekerja itu berproses dalam upaya menjemput rizki. Apabila tercapai hasil usahanya, maka itu ada hubungannya dengan taqdir, karena berkaitan dengan ada usaha kerasnya itu.

Apabila kurang puas dengan hasilnya, maka ada keharusan untuk qana’ah yakni ‘suatu sikap rela menerima dan selalu merasa cukup dari semua usaha yang sudah dilakukan serta menjauhkan diri dari rasa yang tidak puas’.

Membangun Sikap Toleransi

Paling penting, yang perlu difahami dan dilakukan bahwasa hidup dengan orang lain adalah dapat menjaga diri yaitu sikap toleransi (akhlaq); baik dengan suami atau istri, mertua, kakak-adik ipar, tetangga, dan lain sebagainya yang jelas-jelas memiliki karakter berbeda-beda.

Maka, hal ini harus bisa dilakukan oleh semua pihak untuk menjaga toleransi, bukan hanya dilakukan oleh pengantin (menantu) saja. Ketika seorang tidak dapat menjaga toleransi ini maka ibarat bumi yang lebar terasa sempit. Seperti dalam lirik yang dibawakan oleh Nisa Sabyan dengan judul Deen Assalam;

كَلَّ هَذِى الاَرْضِ مَاتَكْفِيْ مَسَاحَةْ ¤ لَوْ نَعِيْشِ بِلَاسَمَاحَةْ

وَانْ تَعَا يَشْنَا بِحَبْ ¤ لَوْ تَضِيْقِ الاَرْضِ نَسْكَنْ كَلَّ قَلْبْ

***

اَبْتَحِيَةْ وَبْسَلَامْ ¤ اَنْشُرُوْا اَحْلَى الْكَلَامْزَيْنُوْا الدِّنْيَا حْتِرَامْ

اَبْمَحَبَّةْ وَابْتِسَامْ ¤ ااَنْشُرُوْا بَيْنِ الاَنَامْهَذَا هُوْا ديْنَ السَّلَامْ

Maksudnya, bumi ini tidak cukup luas, andai kita hidup tanpa toleransi. Padahal, andai kita hidup dengan toleransi (perasaan cinta), yakni saling menghargai tidak peduli tua dan muda. Meski bumi sempit, maka hidup kita akan terasa luas. Jika buminya luas, tapi kita hidup tidak dipenuhi dengan akhlaq yang baik, maka bumi (rumah) yang luas (megah) itu seperti kita hidup di atas bara api. Sebaliknya, jika kita hidup dipenuhi dengan cinta kasih, menghormat orang lain, walaupun rumah sesempit apapun maka rasanya nikmat, atau seakan bumi luas.

Saling Berbicara dengan Bahasa yang Halus dan Santun

Setiap kali berbicara maka ucapkanlah yang baik. Bagi seorang istri diharapkan berbahasa “jawa-krama” yang halus terhadap suaminya. Sebab, hormatnya seorang istri terhadap suami akan tetap terjaga. Andaikata cekcok mulut antara suami istri, maka akan dipastikan sulit mencari bahasa yang kasar ketika mamakai bahasa “jawa-krama” (bagi orang jawa). Kenapa perlu berbahasa yang sopan terhadap suami? Syukur-syukur suami juga berbahasa halus dan sopan juga terhadap istrinya.

Dengan demikian, dapat dipastikan anaknya pun akan terbiasa menggunakan bahasa yang halus dan sopan, serta lebih hormat kepada orang-tuanya. Jika hal ini diterapkan dalam suatu keluarga, baik istri terhadap suami, sebaliknya, suami terhadap istri sama-sama saling menghormati. Maka, hadzahu din assalam ‘inilah agama perdamaian’. Selain itu, Suami istri harus menanamkan rasa cinta dan senyuman.

Hirarki Penghormatan antara Suami-Istri

Terakhir, dalam aturan agama. Hirarki penghormatan dan ketaatan laki-laki dan perempuan itu berbeda. Bagi perempuan, ketika masih dalam asuhan orang-tuanya, kewajiban taat dan hormatnya kepada orang tua (setelah Allah dan rasul-Nya).

Tetapi, ketika perempuan sudah menikah, ia harus mendahulukan ketaatannya kepada suami; baru kemudian orang-tuanya. Tapi beda dengan laki-laki, meskipun sudah menikah, pertama yang tetap dihormati dan ditaati adalah orang tuanya sendiri, terutama ibu (setelah Allah dan rasul-Nya).

Tujuan pernikahan bukan lah untuk merubah salah satu menjadi seperti yang lainnya. Akan tetapi, masing-masing dituntut untuk bisa memahami dan menerima perbedaan yang ada diantara keduanya sehingga kebahagiaan dan ketenteraman bisa terwujud. Dalam pernikahan Sayyidina Ali bin Abi Thalib dan Sayyidah Fatimah, Rasulullah saw. telah memberikan tuntunan, pandangan, dan wejangan mengenai pernikahan dalam islam. Setidaknya ada tiga poin yang disampaikan Rasulullah pada kesempatan tersebut.

Pertama, pernikahan adalah kuasa Allah. Semua yang ada di jagat raya ini tidak bisa lepas dari kekuasaan dan ketetapan Allah, termasuk pernikahan. Dalam hal pernikahan, Allah telah menetapkan sebuah sistem. Apakah sebuah pernikahan langgeng dan gagal. Jika pasangan suami istri mengikuti sistem yang telah ditetapkan-Nya, maka pernikahan mereka bisa langgeng dan bahagia. Begitu pun sebaliknya.

الذي خلق الخلق بقدرته، ونيرهم بأحكامه

Dialah yang yang menciptakan makhluk dengan kekuasan-Nya. Dialah yang menerangi jalan manusia dengan ketetapan-ketetapan-Nya,” kata Rasulullah saw. dalam pernikahan Sayyidina Ali bin Abi Thalib dan Sayyidah Fatimah, dikutip dari buku Pengantin Al-Qur’an.

Kedua, sarana memperoleh keturunan. Rasulullah juga menegaskan bahwa pernikahan adalah sarana untuk memperoleh keturunan. Dalam satu hadist, Rasulullah menyeru kepada umatnya untuk menikah dengan perempuan yang subur sehingga dapat melahirkan banyak anak. Yang terpenting bukan hanya memperoleh keturunan atau anak yang banyak saja, tapi juga berusaha membentuk generasi yang berkualitas. Yakni generasi yang beriman, bertakwa, dan berilmu.

إن عز وجل جعل المصاهرة نسبا

“Allah yang Maha Tinggi dan Maha Mulia telah menjadikan perkawinan sebagai sarana perolehan keturunan, sambung Rasulullah saw.

Ketiga, mempererat tali kekerabatan. Salah satu rukun nikah dalam Islam adalah adanya wali, khususnya bagi mempelai perempuan. Dengan demikian, baik secara langsung atau tidak, sesungguhnya pernikahan dalam Islam tidak hanya melibatkan dua individu (mempelai laki-laki dan perempuan) saja, tapi juga keluarga besar dari yang bersangkutan. Setelah ada ikatan pernikahan, biasanya dua keluarga besar memiliki ikatan yang kuat.

Bagaimana Algoritma Media Sosial Membentuk Popularitas Game Klasik di Ruang DigitalStrategi Mahjong Ways 2 untuk Memahami Program Bonus Mingguan bagi Pemain AktifMahjong Wins 3 dan Pola Bonus Harian yang Menarik Perhatian Pemain AktifPergeseran Budaya Hiburan Digital dan Alasan Minat pada Live Dealer Terus MeningkatCara Menghitung Margin Keuntungan secara Matematika untuk Menganalisis PeluangGaya Bermain Santai di Mahjong Ways Plus dan Kaitannya dengan Konsistensi PermainanMenelaah Lonjakan Return Investasi dari Perspektif Analisis AlgoritmikDampak Konvergensi Faktor Pengganda terhadap Tekanan Sistem di Sektor Publik dan IndustriEvaluasi Konsistensi Hasil Pemula saat Menggunakan Mode Otomatis dalam Proses BelajarPeran Waktu dan Momentum dalam Membaca Peluang Permainan secara Lebih TerukurIntegrasi Holistik AI dan Kode Visual Membuka Taktik Data Digital yang Lebih Cerdas dan AdaptifPanduan Terkini Membaca Data RTP di Siang Hari untuk Menata Langkah Awal dengan Lebih AkuratOtoritas Lisensi Menyoroti Perbedaan Mencolok antara Klaim dan Realitas RTP Olympus yang Banyak DibicarakanKisah Pemain Lama Dragon Hatch Menunjukkan Cara Menghindari Kerugian Lewat Strategi yang Lebih Tenang dan TerukurTiga Teknik Sederhana di Mahjong Kian Menarik Dicermati karena Dinilai Membantu Membaca Peluang dengan Lebih JernihStudi Efektivitas RTP Membuka Pemahaman Baru tentang Cara Mengukur Return Permainan Secara Lebih AkuratAnalisis Mendalam Menemukan Pola Acak yang Kerap Dikaitkan dengan Lonjakan Hasil yang Menarik PerhatianAnalisis Sistem Berlapis Membantu Menentukan Arah Permainan yang Lebih Optimal dan TerarahPemanfaatan Sistem Otomatis Kian Dilirik untuk Mendorong Efisiensi dan Keteraturan Sesi yang Lebih BaikPenentuan Waktu Bermain yang Optimal Membantu Membaca Perubahan Pola Hasil dengan Lebih Cermat
Sweet Bonanza dan Fitur Tumble: Memahami Pola Permainan yang Menarik Perhatian PenggunaPanduan Santai Mahjong Ways 2 bagi Pemula untuk Memahami Permainan dengan Lebih CepatMemahami Laporan Audit Pihak Ketiga untuk Menilai Transparansi Game OnlineCara Memahami Pola Permainan Mahjong Wins 3 yang Kerap Digunakan Pemain BerpengalamanPanduan Membaca Pola Gates of Olympus untuk Menelaah Perubahan Ritme PermainanLaporan Analisis Sistem Modern dalam Menentukan Pola Permainan yang Lebih StabilPeran RTP dan Waktu dalam Membentuk Strategi Bermain yang Lebih EfektifMenelaah Waktu Bermain dan Fitur Putaran Otomatis dalam Ritme Permainan DigitalAnalisis Risiko dan Imbal Hasil dalam Sistem Permainan Digital InteraktifMahjong Ways 2 dan Ritme Spin yang Sering Dikaitkan dengan Peluang Hasil Lebih TinggiGates Of Olympus Kian Menarik Perhatian Lewat Pembahasan Pola Permainan yang Ramai Diperbincangkan PemainSweet Bonanza Kembali Disorot Setelah Muncul Beragam Cerita Pemain tentang Pola yang Sering DiamatiMenjaga Saldo Tetap Aman di Mahjong Ways Kini Kian Ditekankan Saat Pola Permainan Bergerak Tidak MenentuFenomena Jam Panas 2026 Memunculkan Perbincangan Baru tentang Pengaruh Waktu Bermain terhadap Ritme HasilSweet Bonanza Super Spin Kian Ramai Dibahas di Indonesia sebagai Fenomena Digital yang Tengah Naik DaunOptimalisasi Momen Harian Membuka Cara Baru Menyusun Strategi Permainan yang Lebih Efektif dan TerarahAnalisis Spin Gratis Mengungkap Pola Dominan yang Kian Menarik Dicermati dalam Membaca Arah PermainanWaktu Kini Dipandang Sebagai Variabel Penting dalam Menata Ritme dan Konsistensi Hasil PermainanTeori Probabilistik Membuka Pemahaman Baru tentang Pola Konsisten dan Dampaknya pada Arah ReturnEksperimen Skala Kecil Menunjukkan Siklus Tertentu Dapat Membentuk Stabilitas Return yang Lebih Terukur
Model Prediktif Baru Mengungkap Peran Timing Intermittent dalam Membaca Akurasi Return Secara Lebih JernihPendekatan Rasional di Meja Kartu Membantu Mengubah Peluang Menjadi Permainan yang Lebih KonsistenRitme Permainan Mahjong Ways 2 Kian Menarik Dicermati untuk Membaca Arah Scatter dengan Lebih Mudah dan TerarahSering Berganti Pola Bermain Justru Membuat Arah Permainan Semakin Sulit Dibaca dan Ini AlasannyaRiwayat Permainan Mahjong Ways 2 Membuka Pemahaman Lebih Dalam tentang Alur dan Ritme yang Sedang TerbentukPola Bermain Adaptif Kini Banyak Dilirik karena Dinilai Membantu Membaca Peluang dengan Lebih EfektifPergeseran Mikro dalam Sistem Kian Menarik Dikaji untuk Memahami Perubahan Hasil yang Terjadi Secara BertahapValidasi Mandiri atas Teori Repetisi Membuka Cara Baru Membaca Pola Manual yang Kerap Menarik PerhatianPola Interaksi Sederhana di Gates Of Olympus Kini Mulai Dikaji Lebih Mendalam lewat Sudut Pandang yang Lebih TerarahPemain Poker Online Kian Menarik Dicermati saat Strategi Mulai Berubah mengikuti siklus permainan yang bergerak dinamisRiset tentang Pola Angka Sinkron dan Mekanisme Sistemiknya dalam Permainan DigitalManajemen Putaran Otomatis Starlight Princess melalui Disiplin Strategis untuk Efisiensi PermainanMengapa Semakin Banyak Pemain Berpengalaman Mulai Memperhatikan Live RTP yang Lebih SederhanaAnalisis Frekuensi Putaran Manual untuk Menekan Risiko dan Menjaga Momentum PermainanAdaptasi Strategi Berbasis Data RTP untuk Meningkatkan Konsistensi Hasil PermainanMahjong Wins dengan Gameplay Ringan dan Kaitannya dengan Minat Pengguna pada Pola Permainan DigitalKesalahan Umum Pemula yang Sering Menurunkan Kualitas Pengambilan Keputusan saat BermainMahjong Wins 3 dan Strategi Memahami Program Cashback bagi Pemain AktifPanduan Bermain Gates of Olympus untuk Memahami Pola Scatter, Bonus, dan Ritme PermainanPola Aktivitas Digital yang Kerap Dikaitkan dengan Pergerakan Bitcoin dan Minat PenggunaTeori Probabilistik dan Pola Konsisten dalam Menelaah Return Permainan Secara Lebih TerukurAnalisis Perilaku Pemain untuk Menentukan Strategi Bermain yang Lebih EfisienPeran Momentum Waktu dalam Membaca Peluang Permainan secara Lebih TerarahMenelaah Lonjakan Return dari Perspektif Analisis Algoritmik yang Lebih TerukurMetode Statistik Modern dalam Penelitian yang Dinilai Lebih Konsisten dan TerukurMembaca Ritme Game dengan Lebih Jernih untuk Menjaga Peluang Tetap Stabil dan Tidak Sekadar Mengandalkan Putaran BiasaCashback Kini Banyak Dibahas sebagai Cara Pemain Menata Ulang Ritme Saat Menghadapi Kekalahan BeruntunMenjaga Ketenangan Saat Bermain Sweet Bonanza Kian Menarik Dipahami Lewat Pendekatan Psikologis yang Lebih RasionalPemain Cermat Mulai Membaca Pergerakan Sistem Game dari Pola yang Terlihat Acak Menuju Arah yang Lebih TerstrukturGates Of Olympus Kian Menarik Dicermati Lewat Pembacaan Scatter dan Pengelolaan Saldo yang Lebih Terkendali
telah membeli
45 minutes ago