Rekomendasi Buku Biografi Sahabat Nabi Terbaru Tahun 2022

Rekomendasi Buku Biografi Sahabat Nabi Terbaru Tahun 2022

Rekomendasi Buku Biografi Sahabat Nabi Terbaik yang Menginspirasi (Terbaru Tahun 2022)

Rekomendasi Buku Biografi Sahabat Nabi – Anda sedang membutuhkan inspirasi dalam menjalani hidup? Membaca biografi seseorang yang Anda jadikan panutan adalah salah satu solusi yang ampuh. Anda bisa meneladani kisah hidup tokoh tersebut, lalu mengambil hal-hal positifnya untuk diaplikasikan dalam hidup Anda.

Oleh karenanya, di artikel ini kami akan membantu Anda memilih buku biografi terbaik. Kami juga akan berbagi rekomendasi buku biografi dengan kisah hidup yang bagus untuk dipelajari. Ada biografi abu bakar, utsman bin affan, ali dll.  Simak artikelnya sampai habis, yuk!

Biografi adalah buku yang berisi kisah hidup seorang tokoh yang diceritakan oleh orang lain. Ketika mengidolakan seseorang, terkadang Anda ingin meniru cara berpikir, kesuksesan, bahkan gaya berpakaiannya. Dengan membaca buku biografi sang idola, Anda akan merasa lebih dekat dan lebih mengenal kepribadian tokoh tersebut.

Anda juga bisa mempelajari kisah perjuangan tokoh dalam mencapai kesuksesan hingga menikmati kisah-kisah lucu yang baru diceritakan. Mendalami hidup seorang tokoh idola bisa membuat Anda lebih termotivasi dalam menjalani hidup. Anda mungkin bisa membaca biografi seseorang di saat sedang kehabisan ide atau kurang motivasi.

Anda juga tertarik untuk membaca kisah hidup yang ditulis oleh tokohnya sendiri? Kami sudah mengulas buku autobiografi terbaik di artikel berikut ini, lho!

Berikut Ini Rekomendasi Buku Biografi Sahabat Nabi Terpopuler :

1.Buku Biografi Abu Bakar Ash-Shiddiq Rp. 150rb

Rekomendasi Buku Biografi Sahabat Nabi Terbaru Tahun 2022

Penulis : Prof. Dr. Ali Muhammad Ash-Shallabi
ISBN : 9789795926191
Cover : Hard Cover
Halaman : 690 Halaman
Berat : 800 gr
Ukuran : 16 x 24,5 cm

Banyak orang yang telah mati. Namun masing-masing menyisakan jejak yang berbeda. Abu Bakar Ash-Shidiq adalah nama besar yang menebarkan aroma rahmat dan kebaikan. Sosoknya memang layak diabadikan dalam lembaran-lembaran pujian untuk dikenang kebaikannya. Berbeda dengan aroma laknat dan kesesatan yang ditebarkan oleh nama-nama seperti; Fir’aun, Qarun, Abu Jahal, Abu Lahab, Musailamah Al-Kadzdzab. Dan, generasi seperti mereka.

Buku “Biografi Abu Bakar Ash-Shidiq” ini, benar-benar menghadirkan kebesarannya dalam ruang kehidupan, menyingkap kecerdasannya, mengutarakan kemuliaan dan kezuhudannya, menampilkan kedermawanannya. Penulis yang pakar dalam sejarah Islam berbicara tentang Abu Bakar Ash-Shidiq dengan sangat detail, mulai dari kelahiran, konsep pemikiran, kontribusi untuk peradaban, sepak terjang dalam memerangi para pembangkang zakat, orang murtad serta orang-orang yang mengaku nabi.

Karena itu, kenali sosok Abu Bakar dari dekat dengan membaca buku ini, semoga cahaya ilmu dan kesalehannya semoga bisa terbias dalam diri Anda.

2. Buku Biografi Ali bin Abi Thalib Rp. 155rb

Rekomendasi Buku Biografi Sahabat Nabi Terbaru Tahun 2022Penulis : Prof. Dr. Ali Muhammad Ash-Shallabi
ISBN : 9789795925989
Cover : Hard Cover
Halaman : 711 Halaman
Berat : 900 gr
Ukuran : 16 x 24.5 cm

Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu Anhu adalah khalifah keempat dari Khulafaurrasyidin, sebuah estafet kepemimpinan yang selau berada dalam petunjuk dan hidayah. Ali bin Abi Thalib melanjutkan tongkat kepemimpinan para pendahulunya Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khathab, dan Utsman bin Affan Radhiyallahu Anhum. Kepemimpin yang tegak atas baiat kaum muslimin, yang berjanji setia dan ridha untuk melanjutkan risalah dakwah yang diemban oleh Rasulullah.

Ali bin Abi Thalib adalah sepupu Rasulullah sekaligus yang pertama kali masuk Islam dari kalangan pemuda. Ia juga dikenal sebagai panglima pemberani yang ahli dalam perang tanding, ahli dalam bidang fikih, ahli hikmah, sekaligus ahli strategi pemerintahan. Posisinya sebagai kerabat Rasulullah, membuat sebuah kelompok yang menganggapnya sebagai khalifah yang berhak menggantikan kepemimpinan Rasulullah. Bahkan ada yang mengagung-agungkannya secara ekstrem (ghuluw) sebagaimana dilakukan oleh kelompok Syiah Rafidhah. Namun, Ali bin Abi Thalib lebih memilih mengikuti kesepakatan kaum muslimin untuk membait Abu Bakar Ash-Shiddiq sebagai khalifah pengganti Rasulullah. Ia ridha berada dalam bait tersebut dan begitu memuliakan sahabat seniornya tersebut. Begitu pula dengan Abu Bakar, yang juga begitu memuliakannya.

Buku ini menceritakan secara menarik dan mendalam tentang sosok Khalifah Ali bin Abi Thalib. Dari mulai kepribadiannya, kedalaman ilmu agamanya, kemampuannya dalam mengelola pemerintahan, dan seluk beluk konflik dan pertentangan yang terjadi pada masa kepemimpinannya, sehinga menimbulkan banyak kelompok sempalan, seperti Syiah Rafidhah dan Khawarij. Buku ini juga memberikan bantahan terhadap syubhat-syubhat pemikiran dan keyakinan yang menyimpang dari kelompok yang bersikap ekstrem dalam memuliakan Ali bin Abi Thalib. Termasuk membongkar hadits-hadits dhaif tentang kepemimpinan pasca wafatnya Rasulullah.

3. Buku Biografi Umar bin Al-Khathab Rp. 185rb

Rekomendasi Buku Biografi Sahabat Nabi Terbaru Tahun 2022

Penulis : Prof. Dr. Ali Muhammad Ash-Shallabi
ISBN : 9789795926412
Cover : Hard Cover
Halaman : 860 Halaman
Berat : 1200 gr
Ukuran : 16 x 24.5 cm

Umar bin Al-Khathab adalah sosok khalifah yang sangat terkenal dengan sikap adil dan sederhana. Beliau menjabat khalifah setelah Abu Bakar Ash-Shiddiq wafat. Buku ini menjelaskan secara lengkap perjalanan hidup, wawasan, akhlak mulia, pemerintahan, dan segala aspek kehidupan Khalifah Umar bin Al-Khathab.

Umar bin Al-Khathab adalah legenda dari rerimbun sejarah Islam tentang kepemimpinan dan kenegarawanan. Sosok kepemimpinannya menggabungkan antara kefaqihan syariah dan kezuhudan yang paripurna, serta ketangguhan militer dan kejeniusan strategi. Buku ini tepat menjadi pengingat bagi para politikus Muslim agar tidak terlena oleh gemerlapnya kekuasaan dan kekayaan, khususnya di era reformasi ini. (Syuhada Bahri – Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia)

Tak banyak tokoh dalam sejarah yang bisa memadukan antara keberanian dan kepahlawanan di satu sisi dengan kenegarawanan dan ketawadhuan di sisi yang lain. Itu belum ditambah dengan kejeniusan dan cara berpikir yang jauh melompat ke depan. Semua itu ada pada Khalifah Umar bin Al-Khathab. Kita patut berbangga dan bersyukur, tetapi lebih patut lagi untuk selalu menimba dari keteladanannya yang tak pernah lapuk ditelan sejarah. (Prof. Dr. Didin Hafiduddin, Msc – Pengasuh Pesantren Ulil Albab Bogor)

4. Buku Biografi Utsman bin Affan

Rekomendasi Buku Biografi Sahabat Nabi Terbaru Tahun 2022Penulis : Prof. Dr. Ali Muhammad Ash-Shallabi
ISBN : 9789795926177
Cover : Hard Cover
Halaman : 608 Halaman
Berat : 800 gr
Ukuran : 16 x 24.5 cm

Utsman bin Affan Radhiyallahu Anhu adalah sosok Khulafa Ar-Rasyidun, yang dipilih dan dibaiat pasca meninggalnya Umar bin Al-Khathab Radhiyallahu Anhu. Ia sosok yang sangat istimewa, karena menjadi menantu dari dua putri Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam; Ummu Kultsum dan Ruqayyah Radhiyallahu Anhuma.

Dialah satu-satunya sahabat yang menikah dengan dua putri Rasulullah, sehingga mendapat julukan “Dzunnurain” (Lelaki yang Memiliki Dua Cahaya). Rasulullah begitu sangat menghargai sosok sahabat ini, sehingga pada suatu ketika, ketika Utsman masuk untuk menemuinya, betis Rasululllah yang tersingkap segera beliau tutupi. Kepada Aisyah beliau mengatakan, “Sesungguhnya aku malu kepada orang yang para malaikat pun malu kepadanya.” Atau dalam hadits lain, beliau mengatakan, “Yang paling mempunyai sifat pemalu adalah Utsman.”

Utsman bin Affan dikenal sebagai khalifah yang tajir dan dermawan. Hartanya yang melimpah ia gunakan berjihad di jalan Allah. Ia menjadi donatur kaum muslimin dalam beberapa peperangan, juga menjadi donatur dalam memenuhi segala kebutuhan dan fasilitas yang dikhidmatkan buat umat Islam. Setelah Perang Tabuk, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Apa-apa yang dilakukan Utsman setelah ini tidak mengapa (dimaafkan dosa-dosanya).”

Begitu cintanya Rasulullah kepada sosok Utsman, maka ketika Utsman dikirim sebagai delegasi kaum Muslimin untuk menemui para pemuka Quraisy di Makkah, kemudian tersiar kabar bahwa dirinya dibunuh, Rasulullah segera mengumpulkan para sahabat untuk melakukan baiat agar para sahabat tetap tegar dan berjuang untuk melawan kaum kafir Quraisy. “Ini adalah yangan Utsman,” ujar Rasulullah sambil memukulkan telapak tangan kanannya ke atas tangan kirinya. Baiat tersebut kemudian diikuti oleh sekitar 1.400 sahabat, yang siap membela kehormatan Utsman bin Affan. Baiat itu kemudian dikenal sebagai “Baiatur Ridhwan.”

Utsman bin Affan adalah sosok yang santun, lembut dan penyabar. Sifat inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh para pemberontak, baik dari kaum munafik maupun para pengikut Ibnu Saba untuk menebar fitnah dan melakukan pergolakan pada masa pemerintahan Utsman. Utsman dengan kesabaran dan kecerdikannya tidak terpancing dengan berbagai aksi provokasi tersebut, semata-mata ia tidak ingin menumpahkan darah dan tidak ingin terjadi huru hara yang lebih besar lagi.

Utsman mengetahui peristiwa yang akan menimpanya, pemberontakan dan pembunuhannya, yang sudah diprediksi dan disampaikan oleh Rasulullah kepadanya. Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang selamat dari tiga hal, maka sesungguhnya dia selamat (beliau menyebutnya tiga kali); Kematianku, Dajjal dan pembunuhan terhadap khalifah yang sabar dengan kebenaran dan menyampaikannya.” Pembunuhan terhadap khalifah yang sabar yang dimaksud adalah Utsman bin Affan Radhiyallahu Anhu.

5. Buku Biografi Umar bin Abdul Aziz

book biografi umar bin abdul azizPenulis : Prof. Dr. Ali Muhammad Ash-Shallabi
ISBN : 9789795927877
Cover : Hard Cover
Halaman : 596 Halaman
Berat : 900 gr
Ukuran : 16 x 24,5 cm

“Umar bin Abdul Aziz hanya menjabat khalifah selama tiga puluh bulan saja. Namun hasil dari kepemimpinannya sungguh terlihat. Banyak orang kaya yang kecewa di masanya, karena tidak menemukan orang-orang fakir untuk dibantu. Karena Umar bin Abdul Aziz sudah memberikan kecukupan kepada seluruh masyarakat ketika itu.” (Ibnu Abdil Hakam dalam Sirah Umar bin Abdul Aziz)

“Setiap awal seratus tahun Allah mengutus orang yang akan meluruskan perkara umat ini. Kami pun memperhatikan di masa seratus tahun pertama, ternyata dia adalah Umar bin Abdul Aziz.” (Imam Az-Zuhri dan Ahmad bin Hambal)

“Demi Allah, aku sangat ingin seandainya dapat berlaku adil walaupun hanya satu hari, dan Allah mencabut nyawaku pada saat itu.” (Umar bin Abdul Aziz)

telah membeli
45 menit lalu